asam urat dan rematik Arsip -

7 Makanan yang Baik dan Pantangan Bagi Penyakit Asam Urat

Pantangan penyakit asam urat membuat anda menjadi tidak bebas dalam hal mengkonsumsi makanan. Penyakit asam urat saat ini sudah menjadi momok yang menyakitkan banyak orang. Gejala yang timbul setiap kali menyerang adalah rasa sakit tak tertahankan, rasa panas dan pembengkakan di area sendi.

Saat Anda mendapati penyakit asam urat melanda tubuh Anda, tak ada sendi di tubuh yang tidak beresiko rasa sakit. Namun, umumnya, sendi yang sering diserang adalah pada bagian jari tangan, lutut, pergelangan tangan dan jari kaki.

Beberapa ahli mengatakan bahwa penyakit asam urat hanya menyerang pada lelaki di atas 30 tahun dan wanita yang sudah menopause. Tetapi bukan berarti, hal ini tidak bisa menyerang mereka yang lebih muda. Apalagi, saat ini sudah banyak kasus penyakit ini hadir di usia belia.

Selain karena faktor keturunan asam urat yang diderita para remaja umumnya karena gaya hidup. Terdapat zat purin yang tinggi di tubuh mereka yang menimbulkan produksi asam urat secara berlebih.

Biasanya saat gejala asam urat menyerang, penderita akan merasakan sakit yang tak tertahankan antara 3 – 10 hari. Perkembangan gejala ini pun langsung bisa terasa di jam-jam pertama saat penyakit ini mulai terasa.

Asam Urat Bukan Rematik

Banyak orang yang salah kaprah saat menderita penyakit ini. Menganggap bahwa keduanya sama dan tak terpisahkan. Padahal, ada banyak perbedaan antara asam urat dan rematik.

Memang, jika tidak dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kedua penyakit ini terlihat cenderung sama. Ini disebabkan oleh gejala hampir sama yang dirasakan oleh penderitanya. Sehingga, banyak orang berpikir, bahwa keduanya identik. Kenyataannya, penanganan atas kedua penyakit ini seharusnya berbeda.

Berikut beberapa perbedaan yang perlu Anda ketahui mengenai asam urat dan rematik.

Lokasi saat gejala timbul

Rematik

Saat gejala rematik mulai terasa oleh penderitanya, biasanya sendi-sendi yang diserang berada pada sisi tubuh. Diikuti kemudian dengan kekakuan sendi-sendi.

Selain rasa nyeri yang tak tertahankan, biasanya hal yang menyertainya adalah terjadinya pembengkakan, kulit memerah dan terasa panas.

Asam urat

Penyakit asam urat terjadi karena adanya penumpukan asam urat pada area tertentu saja. Seperti sendi-sendi, jaringan tubuh dan tulang. Kemunculan gejalanya pun terjadi secara tiba-tiba. Mulai terasa pada persendian di kaki dan jempol kaki. Rasa sakitnya bisa hanya menyerang satu kaki ataupun keduanya.

Penyebab timbulnya dan pantangan penyakit asam urat

Rematik

Umumnya rematik terjadi disebabkan oleh penyakit autoimun dan juga keturunan. Sampai saat ini, belum ada sumber yang benar-benar jelas bagaimana penyakit ini melanda seseorang. Namun, gaya hidup pun mempengaruhi, seperti mengkonsumsi alkohol dan merokok.

Asam urat

Asam urat seringnya terjadi karena seseorang mengkonsumsi zat purin secara berlebih. Tubuh kita sendiri saja, telah memproduksi purin alami yang dihasilkan dari metabolisme protein di dalam hati. Jika kadarnya pas, purin memiliki fungsi sebagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi lapisan pembuluh darah. Namun, jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin, dari sinilah masalah bermula.

Makanan yang banyak mengandung purin seperti ikan, daging, seafood, jeroan dan gandum.

Resiko

Rematik

Sebenarnya, rematik bisa menyerang siapa saja. Tidak bergantung pada usia dan jenis kelamin.

Akan tetapi, umumnya yang terserang penyakit ini adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, rematik pada perempuan lebih sering ditemui daripada laki-laki.

Asam Urat

Berbeda dengan penyakit asam urat, umumnya penyakit ini banyak diderita oleh laki-laki. Diderita oleh mereka yang memiliki masalah obesitas. Selain itu, kebiasaan merokok, minum alkohol dan minum yang mengandung pemanis buatan, menjadi pemicu tinggi.

Cara pengobatan

Rematik

Sampai saat ini, penderita rematik yang berhasil sembuh 100 persen tidak pernah ditemukan. Biasanya dokter hanya meresepkan obat-obatan yang mengurangi gejala dan rasa sakitnya.

Asam urat

Saat ini, sudah banyak ditemukan obat-obatan untuk mengatasi penyakit asam urat. Seperti, colchicine, obat antiinflamasi non-steroid, kortikosteroid dan allopurinol. Selain itu, penderita juga akan disarankan untuk mengatur pola hidup, pola makan, olahraga teratur dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Makanan Bagi Penderita Asam Urat

Bagi mereka yang mengidap dan memiliki gejala asam urat, sebaiknya mulai mengontrol diri dari sekarang. Memilih makanan untuk penderita asam urat sangat membantu dalam mengatasi masalah ini dan bahkan menyembuhkannya.

Berikut beberapa makanan yang wajib dipenuhi oleh penderita asam urat agar kembali sehat.

Memenuhi karbohidrat

Karbohidrat bagi penderita asam urat, sangat penting untuk dipenuhi. Tentu saja dengan takaran yang pas dan sesuai.

Bagi penderitanya, karbohidrat adalah sumber utama energi. Karena itu, dalam mengkonsumsinya, jumlah persentase yang dibutuhkan relatif lebih besar dari total kalori yang dibutuhkan tubuh. Yaitu, sekitar 65 – 75 persen setiap harinya.

Pembatasan asupan protein

Penyakit asam urat terbentuk melalui metabolisme purin. Sedangkan purin adalah bagian dari nukleoprotein. Karena itu, bagi penderita asam urat, sebaiknya menghindari asupan makan yang mengandung protein tinggi. Agar kadar purin dalam tubuh tidak tinggi.

Sebaiknya, protein yang masuk ke dalam tubuh tidak lebih dari 1 gram per kilogram berat badan. Atau tidak lebih dari 12 persen dari total energi yang dibutuhkan tubuh.

Pembatasan konsumsi lemak

Seperti yang telah dikatakan di atas, mereka yang obesitas cenderung memiliki asam urat yang tinggi. Karena itu, pembatasan atas konsumsi lemak harus benar-benar diperhatikan.

Sebaiknya, konsumsi lemak dalam jumlah yang sangat sedikit. Maksimal 25 persen saja dari total kalori yang dibutuhkan tubuh.

Pembatasan konsumsi purin

Kadar purin yang tinggi menjadi awal gejala asam urat hadir di tubuh. Karena itu, dalam mengkonsumsi asupan makanan setiap hari, maksimal zat purin yang masuk 600 – 1000 miligram saja.

Beberapa makanan yang mengandung purin tinggi yaitu, alkohol, bebek, ikan sarden, kerang, kepiting, jeroan, dan lobster. Serta beberapa buah-buahan yang akan menjadi alkohol saat berada di dalam perut. Contohnya adalah durian, alpukat, air kelapa, dan kopyor.

Makanan yang mengandung asupan vitamin A dan C

Vitamin A dan C sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas. Juga dapat meningkatkan kesehatan jaringan tubuh, otot dan juga tendon.

Minum air putih

Mereka yang memiliki penyakit asam urat, sebaiknya rajin mengkonsumsi air putih. Upayakan cairan yang masuk ke dalam tubuh berkisar antara 2 -3 liter per hari.

Banyak makanan berserat

Kecukupan makanan berserat yang dibutuhkan oleh penderita asam urat adalah 20 – 30 gram per harinya.

Kecukupan serat pada tubuh akan sangat membantu mempercepat metabolisme tubuh. Membuang sisa makanan yang mengandung toxic secepatnya

Makanan Yang harus dihindari penderita Asam Urat

Seperti yang telah dijabarkan, asam urat terbentuk dari metabolisme purin yang tinggi. Kadar purin harus terkontrol dengan stabil di dalam tubuh. Salah satu caranya adalah membatasi makanan tertentu bagi penderitanya.

Berikut beberapa pantangan penderita penyakit asam urat dalam konsumsi makanan.

  1. Jeroan dan seluruh organ daging, seperti hati, jantung, ginjal, otak, dan sebagainya.
  2. Daging merah. Baik itu berasal dari daging sapi ataupun kambing
  3. Ikan-ikan kecil. Seperti mackerel, tuna, sarden, teri, dan ikan haring
  4. Seafood
  5. Makanan dan minuman mengandung alkohol
  6. Pemanis buatan
  7. Beberapa sayuran, seperti bayam, jamur, kol, kangkung dan brokoli. Dan buah-buahan tertentu seperti nangka, nanas dan juga durian.

Sebaiknya, jika Anda mulai merasakan gejala-gejala asam urat, langsung konsultasikan saja ke dokter. Melakukan pencegahan sedini mungkin lebih baik, daripada membiarkannya berlarut-larut. Menjadikan penyakit asam urat ini lebih konfleks lagi. Semoga bermanfaat.