Mutasi virus Corona sudah datang menghantui dan membuat jagat geger

Mutasi Virus Corona Mengancam, Ini Dia Kata Pakar

Mutasi virus Corona sudah datang menghantui dan membuat jagat geger

Press release dari WHO terkait mutasi virus corona, membuat jagat geger. Kabar mutasi ini tentu dianggap sebagai berita yang menyedihkan, sekaligus menakutkan.

Belum lagi kasus sebelumnya hilang, mutasi virus Corona sudah datang menghantui. Sebelumnya, Afrika Selatan diduga negara pertama yang mengumumkan hal ini.

Dan kemudian Negeri Sakura, menyatakan berita yang menggemparkan ini. Kementerian kesehatan Jepang, mengklaim jika virus ini datang dari pelancong asal brasil. Yang berjumlah 4 orang.

Mutasi Virus Corona, Bagaimana Keadaan Sesungguhnya?

Disebutkan bahwa pelancong asal Brasil ini mengalami demam, sakit kepala juga masalah pernapasan. Yakni pada tanggal 2 Januari lalu, di Jepang.

Setelah Negara Brasil, jenis mutasi ini ditemukan di wilayah Inggris serta Afrika Selatan. Bahkan, penemuan strain ini masih diteliti lebih lanjut oleh pihak terkait, yakni NIID.

Selaku ketua NIID, Takaji Wakita menyatakan hingga kini belum ada bukti atas mutasi virus corona, yang berasal dari Brasil memiliki penularan tingkat tinggi.

Dikatakan pula jika strain yang ditemukan di Jepang ini memiliki jenis B.1.1.248. Dimana telah mempunyai 12 mutasi protein. Sayangnya, peneliti baru mengetahui susunan genetiknya saja. Sehingga belum paham bagaimana tingkat keganasannya.

Apakah Penyebab Mutasi Virus Corona

Virus yang setahun terakhir menyerang Indonesia bahkan dunia ini masih menyimpan tanya. Salah satunya ialah latar belakang yang menyebabkan virus ini. Berikut Penjelasannya;

  1. Perubahan Suhu

Dulu sempat tersiar kabar jika udara tropis mampu mengahalau virus Corona. Namun, faktanya suhu ini tak berpengaruh. Bahkan, menurut dokter Astrid Kusumoastuti, suhu panas ataupun dingin mampu membuat virus bermutasi.

Misalnya saja, di suhu panas virus corona bakal tahan dengan suhu panas. Juga sebaliknya. Namun, pihaknya menegaskan jika konotasi mutasi ini tidak serta merta membuat virus mematikan.

Bisa jadi hanya mengubah karakter sederhana pada virus tersebut. Seperti, kemampuan bertahan pada lingkungan, cara penularan dan sebagainya.

  1. Durasi Wabah dan Kondisi Penyebarannya

Sebelum mutasi corona terbaru diberitakan, perlu diketahui wabah ini telah memakan lebih dari satu tahun. Bahkan, di negeri China sendiri lebih lama ketimbang negara lainnya.

Diduga makin panjang durasi wabah, hingga angka ekspansinya, tentu pandemi bakal sulit dikendalikan. Sehingga makin besar pula peluang virus untuk bisa bermutasi.

Hal ini juga dikemukakan oleh petinggi WHO, yakni Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia mengamini jika potensi mutasi virus corona ini lebih besar. Dirinya juga menyatakan bahwa penambahan kasus masih terus berlangsung.

  1. Campur Tangan Perantara Virus

Dalam hal ini ialah pemanfaatan sel tubuh untuk Corona bereplikasi atau memperbanyak diri. Bisa terjadi pada tubuh manusia maupun hewan.

Semakin lama, perubahan ringan yang terjadi atas virus  ini akan membesar dalam tubuh. Belum lagi, materi genetik pada tubuh manusia yang berlaku sebagai inang, pastilah terbawa oleh proses dan beralih menjadi mutasi corona virus.

Sebagaimana diketahui, virus dalam tubuh bakal teru beranak-pinak. Dengan memproduksi RNA juga DNA sebagai materi genetiknya menuju sel sehat pada tubuh manusia.

Apakah imunitas tubuh mampu mendeteksinya?

Meski proses ini sebetulnya dapat dihambat dengan imunitas, akan tetapi virus terus mencari cara untuk beradaptasi. Salah satunya ialah dengan bermutasi. Melalui mutasi inilah, virus mampu mengelabui sistem imunitas dalam tubuh.

Dengan kata lain imunitas tak lagi mampu mendeteksinya sebagai hal yang berbahaya. Darisinilah, kemudian virus akan berkembangbiak semakin banyak.

  1. Sifat Alamiah dari Virus

Mutasi corona di inggris yang tersiar akhir-akhir ini memang membuat sejumlah pakar turut waspada. Virus yang merupakan metaorganisme ini mempunyai potensi untuk berevolusi.

Dan kemampuan ini ditunjukkan pada proses bernama mutasi. Mutasi Virus Corona ini sebenarnya adalah hal yang sangat alami. Dan seluruh mahkluk hidup-pun mengalaminya.

Mutasi, digunakan virus untuk proses bertahan hidup. Dalam sebuah penelitian, virus memiliki kurang lebih 30.000 huruf basa.  Elemen ini sering disebut nukleotida atau sekumpulan sel. Sederhananya, jika virus mampu bertahan satu bulan saja, maka 1 hingga 2 huruf basa akan bermutasi di bulan berikutnya.

Membayangkan hal ini terjadi tentu wajib bagi kita untuk terus waspada. Lantas Bagaimana Mengatasi hal ini?

Atasi Mutasi Virus Dengan Langkah Mudah Berikut

Dalam beberapa literatur, mutasi corona adalah sebuah proses bertahan hidup. Adaptasi inilah yang membuat sang virus kemudian menjadi lebih spesifik. Meski belum tentu pula lebih ganas ketimbang sebelumnya, namun tetap wajib diwaspadai. Diantaranya ialah dengan cara berikut ini;

  1. Stop berada di kerumunan
  2. Pakai masker dengan disiplin
  3. Jaga jarak antara 1 hingga 2 meter
  4. Rutin membersihkan permukaan benda dengan desinfektan
  5. Jangan mendatangai zona hijau jika Anda berasal dari zona merah
  6. Selalu mencuci tangan dengan sabun juga air mengalir, bisa pula memakai hand sanitizer
  7. Usahakan berada dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik
  8. Jika sedang tidak enak badan, stop menemui orang di luar rumah
  9. Terapkan pola hidup sehat juga bersih, sehingga imunitas tetap prima
  10. Ada baiknya melakukan vaksin COVID-19

Dari keseluruhan protokol kesehatan ini memang wajib dipatuhi. Hal ini bisa menjadi salah satu antisipasi dalam menghadapi mutasi corona baru.

Kapan Corona Berakhir?

Dalam perkembangan kasusnya, corona memakan korban yang sangat banyak. Bahkan seperti boom yang setiap saat meledak. Belum lagi potensi mutasi virus corona yang anyar dan baru diumumkan turut jadi perhatian.

Dari simpulan ini, banyak pihak yang menanti kapan kiranya sang virus ini bakal berakhir. Mengingat, tak hanya sektor kesehatan saja yang ambruk. Namun, perekonomian turut kocar-kacir.

Meski ada langkah kebijakan terkait ekonomi, mutasi corona indonesia masih harus diwaspadai. Sikap apatis alias cuek harusnya tidak dikedepankan. Sebab, pandemi ini juga urusan bersama.

Bukan hanya anjuran saja, pemerintab juga telah menggelontorkan dana untuk penyediaan vaksin. Meski masih pro-kontra, antisipasi melalui vaksin bisa menjadi akternatif melindungi diri.

Ya, setidaknya ada upaya dalam menangkal perkembangan virus corona yang membabibuta.

Sudah Saatnya Bangkit

Jika tak mampu menyingsingkan lengan, tentu virus tak akan bisa dilawan. Mutasi virus yang menggegerkan warga ini juga wajib jadi PR untuk kita. Agar lebih disiplin lagi terkaif protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

Meski sepele anjuran-anjuran ini baik dalam menekan angka ekspansi virus. Khususnya dilingkungan kita. Jika kita telah mampu memulai hal kecil dari diri dan lingkungan, bukan tak mungkin nantinya langkah besar akan berdampak pada kebaikan.

Lebih lanjut, sikap positif thinking diklaim mampu membuat imunitas meningkat. Perasaan bahagia dan optimis ini mampu memberikan dukungan atas tubuh untuk berperan melawan berbagai macam serangan. Khususnya virus corona.

Akhir kata, mutasi virus Corona memang terdengar sangat menakutkan. Namun, ada baiknya tetap terapkan anjuran pemerintah serta tidak bertindak berlebihan. Agar semua mampu berjalan beriringan. Harapan kedepan, semoga virus ini lekas hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *