Site icon

BLT UMKM Tahap 3 2021, Ketahui Syarat Pendaftaran Hingga Cara Pencairan

blt umkm tahap 3, ketahui lebih dalam tentang hal BLT UMKM ini, dan Cek syarat dan cara daftarnya. BLT UMKM diluncurkan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM.

Ketahui lebih dalam tentang hal BLT UMKM ini, dan Cek syarat dan cara daftarnya. BLT UMKM diluncurkan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM.

BLT UMKM Tahap 3 2021 diberikan untuk membantu masyarakat menghadapi efek pandemi di segi ekonomi, dan pemerintah melakukan banyak hal. Salah satunya mengucurkan dana bantuan BLT UMKM untuk para pelaku bisnis kecil dan mikro. Bantuan ini merupakan dana segar dari pemerintah agar usaha kecil dan mikro dapat bertahan di era pandemi serta masa new normal.

Apa itu BLT UMKM?

BLT UMKM telah dilaksanakan dalam beberapa tahap di tahun 2020. Serta akan berlanjut di tahun 2021 ini. BLT (Bantuan Langsung Tunai) ini merupakan program pemerintah melalui Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. 

Tujuannya untuk membantu para pengusaha kecil agar bisa bertahan dan mengembangkan usahanya di tengah masa pandemi Covid 19. Dana bantuan sebesar Rp2,4 juta diberikan sekaligus. Sementara penyaluran dibagi dalam beberapa tahap.

Hingga Oktober 2020 tercatat realisasi bantuan langsung UMKM ini telah mencapai Rp21,861 triliun rupiah. Atau setara dengan 99,41%. Sedangkan pada Desember 2020 seluruh bantuan telah terealisasi 100%. Dengan jumlah dana Rp28,8 triliun.

BLT ini merupakan bagian dari Program Ekonomi Nasional (PEN). Bersumber dari dana APBN melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Tata cara dan penyalurannya diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 6 Tahun 2020.

Sasaran utamanya adalah para pelaku usaha kecil dan mikro yang tidak tersentuh pelayanan perbankan (melalui kredit lunak atau KUR) atau bantuan dana lainnya. 

Dana bantuan PEN sendiri telah terserap sebanyak Rp87,083 triliun pada Desember 2020. Atau setara dengan 70,73% dari total alokasi anggaran Rp123,46 triliun.

Jika Anda adalah pelaku UKM dan ingin mendapatkan bantuan tunai ini, Anda bisa mendaftar segera. Saat ini masih terbuka pendaftaran untuk BLT UMKM tahap 3 tahun 2021.

Lantas, BLT UMKM 2021 kapan dibuka? Pendaftaran untuk para penerima bantuan tunai UMKM telah dibuka saat ini, hingga tanggal 18 Februari 2021.

Berbeda dengan pendaftaran jenis BLT lainnya yang dilakukan secara daring, khusus bantuan UMKM dilakukan secara luring. Namun untuk mengecek apakah Anda berhasil mendapatkan bantuan atau tidak, bisa dilakukan secara daring. 

Bagaimana cara cek penerima BLT UMKM?

Caranya dengan mengunjungi situs link BLT UMKM di eform.bri.co.id/bpum. Cara cek BLT UMKM melalui link ini cukup mudah, yaitu:

Selain itu penerima bantuan ini juga akan diinformasikan melalui SMS oleh bank penyalur (BRI). Jika SMS telah diterima, penerima bantuan dapat melakukan verifikasi ke bank penyalur untuk dilakukan pencairan dana. 

Penting bagi pendaftar bantuan langsung UKM untuk selalu memiliki pulsa.  Karena biaya SMS pemberitahuan penerimaan akan dibebankan kepada pulsa penerima bantuan.

Syarat Mendapatkan BLT UMKM

Walau bantuan tunai ini berlaku untuk seluruh pelaku usaha kecil dan mikro, tapi tetap ada syarat-syarat yang berlaku. Sebaiknya pastikan dulu Anda memenuhi syarat penerima bantuan tunai UMKM berikut, sebelum melakukan pendaftaran.

Para pelaku UMKM juga diminta untuk memenuhi kriteria Usaha Mikro sesuai UU No. 20 Tahun 2008, diantaranya:

  1. Warga negara Indonesia
  2. Bukan aparatur negara (ASN, TNI, Polri) atau karyawan BUMN dan BUMD.
  3. Tidak sedang memiliki kredit usaha kecil dan mikro di bank manapun.
  4. Tidak menerima jenis bantuan langsung tunai lainnya.
  5. Memiliki jenis usaha menengah, kecil dan mikro. Sesuai dengan kriteria Usaha Mikro sesuai UU No. 20 Tahun 2008. Dengan syarat:

Cara Daftar BLT UMKM Tahap 3 2021

Cara daftar BLT UMKM sebenarnya tidak sulit. Hanya saja memang harus dilakukan secara langsung/luring. Hal ini untuk memastikan seluruh persyaratan dan pendaftaran memenuhi ketentuan yang berlaku. Serta agar tidak terjadi kecolongan dengan menerima pendaftaran dari mereka yang tidak berhak menerima bantuan ini.

Jika syarat-syarat sebagai penerima BLT sudah terpenuhi sesuai keterangan pada poin di atas, Anda tinggal mendaftarkan diri pada lembaga dan badan berikut:

Adapun dokumen dan kelengkapan yang harus disiapkan saat melakukan pendaftaran adalah:

Seluruh data pendaftar ini akan diproses lebih lanjut. Dinamakan proses cleansing atau pembersihan, yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. 

Setelah melewati proses cleansing, data akan diproses verifikasi dan validasi di Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan. Serta Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Data yang lolos verifikasi dan validasi akan diproses sebagai nominator. Pada tahap ini bank penyalur bantuan akan melakukan proses Know Your Costumer (KYC) untuk memastikan kebenaran data. 

Penerima yang lolos semua proses pemeriksaan di atas harus menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak atas data yang disampaikan.

Seluruh proses pemeriksaan di atas juga dikawal oleh lembaga-lembaga keuangan. Yaitu BPK dan BPKP. Kemenkop dan UKM juga bersinergi dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). juga PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk evaluasi. 

Tambahan anggara program BLT UMKM 2021

BLT UMKM telah digulirkan sejak bulan Agustus 2020. Dengan menyasar kepada dua belas juta pelaku usaha menengah, mikro dan kecil yang aktif. Sejak dicanangkan, bantuan dengan nama lain BPUM (Banpres Produktif Usaha Mikro) ini telah dicairkan dalam tiga tahap. Dengan total bantuan sebesar Rp28 triliun lebih.

Menimbang masih banyaknya pelaku usaha mikro yang kesulitan melanjutkan usaha di masa pandemi, presiden menginstruksikan untuk melanjutkan bantuan ini hingga tahun 2021.

Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM telah mengusulkan tambahan anggaran bagi program ini sebesar Rp48 triliun. Namun hal tersebut memerlukan bahasan lanjutan di tingkat Komite PEN. Karena merupakan tambahan di luar anggaran rutin Kemenkop UKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengharapkan tahun ini BLT UMKM bisa membantu dua belas juta pelaku ekonomi mikro. Sehingga total penerima bantuan dari tahun 2020 hingga 2021 adalah dua puluh empat juta pengusaha mikro.

Menurut survei TNP2K sebanyak 88,5% dana bantuan ini digunakan untuk membeli bahan baku. Sementara 23,4% digunakan untuk penyediaan alat produksi.

Exit mobile version